Pergerakan Rupiah Akhir Pekan Ini Dipengaruhi Konflik China-AS

Ilustrasi mata uang rupiah terhadap dolar AS (Foto Antara)

Editor: Yoyok - Jumat, 5 Agustus 2022 | 09:30 WIB

Sariagri - Nilai tukar rupiah di pasar spot pada pembukaan transaksi akhir pekan ini, Jumat (5/8), menguat 29 poin atau 0,19 persen menjadi Rp14.904 per dolar Amerika Serikat (AS) dibandingkan posisi penutupan sehari sebelumnya Rp14.933 per dolar AS.

Pengamat pasar uang, Ariston Tjendra, memperkirakan nilai tukar rupiah hari ini akan bergerak dalam kisaran Rp14.950 per dolar AS dengan potensi penguatan ke kisaran Rp14.900 per dolar AS.

Menurutnya, sentimen pergerakan rupiah dipengaruhi oleh berlanjutnya ketegangan Antara AS dan China.

“China memberikan respons keras terhadap kunjungan Ketua DPR AS ke Taiwan yang secara implisit mengakui Taiwan sebagai negara terpisah dari China. Ketegangan yang berlanjut antara AS dan China bisa mengganggu perekonomian global dan ini bisa mendorong pelaku pasar berpikir dua kali untuk masuk ke aset berisiko,” ujar Ariston.

Baca Juga: Pergerakan Rupiah Akhir Pekan Ini Dipengaruhi Konflik China-AS
Rupiah Kamis Sore Melemah, Pasar Pantau Jumlah Utang RI

Ariston menambahkan, di sisi lain, pasar juga memperhatikan isu resesi di AS yang bisa menahan Bank Sentral AS untuk tidak agresif menaikan suku bunga acuannya. 

“Rilis data klaim tunjangan pengangguran mingguan AS semalam mengindikasikan pengangguran menaik dan bisa mendukung ekspektasi resesi di AS. Ini bisa mendorong pelemahan dolar AS,” pungkasnya.

Video Terkait