Survei PwC Ungkap Sebagian Besar CEO Perkirakan Prospek Ekonomi 2023 Suram

Peserta World Economic Forum (WEF) 2023 di kawasan tempat pertemuan di Resor Alpen Davos, Swiss, Senin (16/1/2023).

Editor: Yoyok - Selasa, 17 Januari 2023 | 08:00 WIB

Sariagri - Mayoritas atau 73 persen petinggi perusahaan atau chief executive officer (CEO) yang disurvei memperkirakan pertumbuhan ekonomi global akan menurun selama 12 bulan ke depan. 

Survei terbaru PricewaterhouseCoopers (PwC) itu diluncurkan di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos pada Senin (16/1/2023).

Survei CEO Global PwC yang berlangsung pada Oktober dan November 2022 terhadap 4.410 CEO di 105 negara dan wilayah juga mengungkapkan bahwa 40 persen CEO melihat inflasi sebagai ancaman global teratas, sementara 31 persen memilih volatilitas ekonomi makro, dan 25 persen memilih konflik geopolitik.

"Ekonomi yang bergejolak, inflasi yang tinggi selama beberapa dekade, dan konflik geopolitik telah berkontribusi pada tingkat pesimisme CEO yang tidak terlihat selama lebih dari satu dekade," kata Bob Moritz, ketua global PwC.

"Konsekuensinya, para CEO secara global mengevaluasi kembali model operasi mereka dan memotong biaya, namun terlepas dari tekanan ini, mereka terus menempatkan orang-orang mereka di posisi penting saat mereka ingin mempertahankan bakat setelah great resignation (proses keluar massal yang terjadi selama pandemi)," tambah Moritz.

Laporan tersebut juga menemukan bahwa hampir 40 persen CEO tidak yakin organisasi mereka akan layak secara ekonomi dalam 10 tahun jika mereka tidak mengalami transformasi yang signifikan.

Survei itu dilakukan setelah Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan pekan lalu bahwa 2023 akan menjadi "tahun yang sulit" lagi, tetapi perkiraan pertumbuhan global tetap stabil di 2,7 persen.

Moritz menyatakan perubahan tuntutan dan regulasi pelanggan, kekurangan tenaga kerja dan keterampilan, serta gangguan teknologi dipandang sebagai tantangan terbesar bagi profitabilitas industri jangka panjang.

“Risiko yang dihadapi organisasi dan masyarakat saat ini tidak dapat diatasi sendiri dan terisolasi,” ujarnya.

Baca Juga: Survei PwC Ungkap Sebagian Besar CEO Perkirakan Prospek Ekonomi 2023 Suram
Harga-harga Kian Melonjak, Inflasi Argentina Capai 94,8 Persen

"Oleh karena itu, para CEO harus terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan sektor publik dan swasta untuk secara efektif memitigasi risiko tersebut, membangun kepercayaan, dan menghasilkan nilai jangka panjang, untuk bisnis, masyarakat, dan planet mereka," katanya.

Pertemuan tahunan WEF bertema Kerja Sama dalam Dunia yang Terfragmentasi, berlangsung dari Senin (16/1/2023) hingga Jumat (20/1/2023) di kota Davos, Swiss.