IHSG Ditutup Menguat, Investor Asing Lego Saham SMMA, Bank BRI, Telkom

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu (Antarafoto)

Editor: Yoyok - Kamis, 23 Juni 2022 | 15:45 WIB

Sariagri - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, ditutup menguat 13,95 poin atau 0,20 persen ke 6.998,26 pada akhir perdagangan Kamis (23/6).

Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 24,49 miliar saham dengan total nilai Rp15,47 triliun. Tercatat, sebanyak 185 saham naik harga, 332 saham turun harga, dan 166 saham stagnan.

Investor asing mencatatkan penjualan bersih atau net sell sebesar Rp1,62 triliun di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp1,4 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp163,8 miliar, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp55 miliar.

Sedangkan saham-saham dengan pembelian bersih atau net buy terbesar asing adalah PT Astra International Tbk (ASII) Rp83,3 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp50,6 miliar,  dan PT Harum Energy Tbk (HRUM) Rp50,2 miliar.

Hari ini, hanya dua indeks sektoral yang menguat sedangkan delapan indeks sektoral lainnya melemah. Indeks sektoral yang menguat adalah IDX Sektor Kesehatan naik 1,18 persen dan IDX Sektor Barang Konsumen Primer yang 1,13 persen.

Sementara itu, indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah IDX Sektor Transportasi turun 3,16 persen, IDX Sektor Energi turun 1,57 persen, dan IDX Sektor Teknologi turun 0,78 persen.

Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat, Investor Asing Lego Saham SMMA, Bank BRI, Telkom
IHSG Berakhir Melemah, Investor Asing Lepas Saham SMMA, BRMS, BBRI

Saham top gainers LQ45 hari ini adalah saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik 7,66 persen,  PT PP (Persero) Tbk (PTPP) naik 4,97 persen, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) naik 4,97 persen. 

Sedangkan saham top losers LQ45 hari ini adalah saham PT Timah Tbk (TINS) turun 6,50 persen, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 5,19 persen, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) turun 2,97 persen.

Video Terkait