Rupiah Akhir Pekan Turun Tipis Jadi Rp14.847 per Dolar AS

Ilustrasi: Lembaran dolar AS dan rupiah Lembaran mata uang rupiah dan dolar AS. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/pri)

Editor: Yoyok - Jumat, 24 Juni 2022 | 15:55 WIB

Sariagri - Nilai tukar tak mampu mempertahankan penguatan di pasar spot pada akhir pekan ini. Mata uang Garuda sempat menguat saat pagi namun terus tertekan hingga akhirnya ditutup melemah tipis 7 poin atau 0,05 persen menjadi Rp14.847 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/6) sore.

Selain rupiah, rupee India turun 0,01 persen, dan peso Filipina juga anjlok 0,60 persen dan baht Thailand turun 0,04 persen. Sedangkan mata uang di kawasan Asia lainnya menguat, seperti yen Jepang menanjak 0,29 persen, dolar Hong Kong naik 0,01 persen, dolar Singapura menguat 0,14 persen, dolar Taiwan menguat 0,26 persen, dolar Singapura menguat 0,14 persen, yuan China naik 0,04 persen, dan ringgit Malaysia stagnan.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka d/h PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, menyatakan indeks dolar melemah sehingga membuat sejumlah mata uang di kawasan Asia menguat. 

Baca Juga: Rupiah Akhir Pekan Turun Tipis Jadi Rp14.847 per Dolar AS
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Dibayangi Pengumuman Kebijakan BI

“Dolar melemah terbatas dan bersiap untuk penurunan mingguan pertama bulan ini karena kekhawatiran investor terhadap resesi tumbuh setelah Federal Reserve mengisyaratkan resolusinya untuk menjinakkan inflasi tanpa syarat," ujarnya.

Sedangkan dari negeri, Ibrahim menyebut pemerintah memastikan Indonesia tidak akan mengalami krisis ekonomi pasca pandemi Covid-19 seperti yang dialami Sri Lanka dan Pakistan. Alasannya, sejak sebelum pandemi terjadi, pemerintah sangat disiplin dalam mengelola standar kebijakan fiskal. “Keyakinan ini menyebabkan rupiah hanya turun tipis,” pungkasnya.

Video Terkait